Rangat,GANSONLINEMEDIA.COM
Belum lama hilang dalam sengatan telinga warga Riau terkait penggeledahan Dinas Pendidikan Provinsi Riau proyek pengadaan smart board senilai Rp.9.5 Milyar oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Riau Tim Tindak Pidana Khusus.
Dan saat ini datang dari Front Aliansi Rakyat Anti Korupsi (FARAK) meminta Gubernur Riau dan Kadis Pendidikan Riau agar Segera mengevaluasi Kepsek SMAN.1 Rengat Barat Supriyo dan meminta Kejaksaan Tinggi Riau agar melakukan audit investigasi laporan ARKAS SPj Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOSP) tahun 2024 dan 2025.
Hal ini di sampaikan oleh Almar Juan Pasaribu SH kepada wartawan (31/07/26) selaku aktivis penggiat anti korupsi dari FARAK
Bahwa jabatan Kepsek SMAN.1 Rengat Barat sudah cukup lama, semenjak menjabat Gubri Syamsuar lebih kurang hampir satu periode. Dan sudah layak regenerasi para guru.
Tambahnya lagi Ammar Juan Pasari, ada belanja di tahun 2024 dana salur BOSP di SMAN.1 Rengat Barat ;
Terdapat Belanja SMAN.1 Rengat Barat Tahun 2024 Dengan Jumlah Siswa Penerima
694 Orang Pada
Tanggal Pencairan
18 Januari 2024
Rincian Penggunaan ;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan
Rp 108.206.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 11.550.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 81.476.320
administrasi kegiatan sekolah
Rp 64.039.835
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 31.273.740
langganan daya dan jasa
Rp 2.633.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 58.517.800
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 34.190.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 7.500.000
Total Dana
Rp 399.386.695.
Pada tahun 2025 Terdapat Penggunaan Belanja Dana BOSP Dengan Jumlah Siswa Penerima
738 orang
Tanggal Pencairan
21 Januari 2025
Rincian Penggunaan;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan
Rp 20.232.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 0
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 0
administrasi kegiatan sekolah
Rp 36.786.200
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 11.650.000
langganan daya dan jasa
Rp 42.388.780
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 65.750.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 1.900.000
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 147.500.000
Total Dana
Rp 326.206.980.
Uraian data BOSP Kemendikdasmen, ini kami sampaikan sebagai perbandingan dari belanja dana BOSDA semua hampir sama laporan ARKAS nya dan kuat dugaan fiktif dalam setiap laporan SPjnya.
Kami meminta Kejaksaan Tinggi Riau segera lakukan penyelidikan dan penyidikan Dugaan Kecurangan dana BOSP di SMAN.1 Rengat ujar Almar sambil menunjukkan data dokumen.
Tim/red